Muhammad Amirza, Sang Pelopor Ikatan Family Al Manar (IFA)

0
78

AlManarNews.ID | Bang Mirza, nama itu yang sering menjadi sebutan adik-adik untuk memanggilnya. Nama lengkapnya adalah Muhammad Amirza, ia berasal dari salah satu daerah terletak di Aceh besar yang tak jauh dari seputaran Pesantren Modern Al Manar. Ia juga salah satu trobosan perdana Alumni Pesantren Modern Al Manar yang memperoleh peringkat istimewa pertama. Saat ini ia sedang menyelesaikan thesis pada program pascasarjana di Universitas Syiah Kuala Aceh pada Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris sejalur dengan jurusan S1 yang telah ia tamatkan di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Sepak terjangnya dalam mengenyam pendidikan di Pesantren Modern Al-Manar sangat mengagumkan. Banyak hal yang pernah tim Al-Manar Post kutip dari sambutan-sambutannya dalam beberapa agenda Pesantren dan Alumni Al Manar. Salah satunya adalah ketika ia menceritakan bahwa dari awal ia menjadi santri hingga saat ini ia sangat jarang meminta sesuatu dari orang tua untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan kehidupannya sehari-hari bahkan di bangku perkuliahan ia tak pernah meminta sepeserpun biaya dari keluarga hingga ia mampu hampir menamatkan 2 strata pendidikan tingkat tinggi. Ini merupakan pencapaian luar biasa dan tidak semua orang mampu melewatinya dengan sukses. Bang Mirza juga menceritakan pada tim Al Manar Post bahwa beliau sangat berhutang budi kepada Pesantren Modern Al Manar karena selama 6 tahun di Pesantren Al Manar ia mendapatkan banyak hal yang menjadi faktor kesuksesannya saat ini. Terpacu dari perasaan berhutang budi pada Al Manar, ia membentuk sebuah organisasi kekeluargaan dengan tujuan dapat terus mengabdi pada Pesantren Al-Manar tercinta, pada tahun 2008 ia mengumpulkan kawan kawan seperjuangannya untuk bergerak melakukan kegiatan kegiatan posistif demi pengabdian dalam memajukan pesantren yang terkumpul dalam suatu wadah bernama Ikatan Family Al-Manar (IFA). Kegiatan yang sering dilaksanakan mayoritas adalah kegiatan sosial seperti gotong royong, buka puasa bersama, tausiah religious dan motivasi terhadap santri-santri agar tetap mempertahankan rasa memiliki terhadap pondok tercinta Al-Manar dan menjaga keutuhan pendidikan berbasis Al Quran dan hadits yang diterapkan di pesantren. Beliau dipercaya oleh kawan kawan untuk memimpin Ikatan Family Al-Manar (IFA) sejak tahun 2008 dari awal terbentuknya, hingga tahun 2015 ia melepaskan jabatannya dan diserahkan kepada saudara Firman Saputra untuk memimpin IFA hingga tahun 2018 yang akan datang.

Bang Mirza, dewasa ini ia mulai condong memikirkan urusan pribadi yaitu sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan diri untuk menjadi seorang suami dan calon ayah yang dicintai oleh keluarga. Kami merasa beliau adalah sosok yang patut dicontoh dan menjadi tauladan kepada adik-adik dan kawan-kawannya. Perjalanan hidup yang penuh kesederhanaan, kemandirian dan dedikasi yang tinggi terhadap Pesantren Modern Al-Manar tercinta agar dapat diikuti oleh generasi-generasi muda Al-Manar yang akan menghadapi masyarakat global dan penuh tantangan. Do’a yang tulus kami persembahkan terhadap bang Mirza supaya Allah senantiasa melimpahkan semangat perjuangannya di jalan agama ini, dan akan terus berkarya demi Agama, bangsa dan Negara.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here