AlManarNews.ID – Guna memperdalam wawasan jurnalistik, sebanyak 25 orang santri yang tergabung dalam Lembaga Pers Santri (LPS) Pesantren Modern Al Manar Aceh Besar ‘AlManarNews.ID’ bertandang ke Kantor Harian Serambi Indonesia, di Jalan Raya Lambaro, Desa Meunasah Manyang PA, Ingin Jaya, Aceh Besar-Banda Aceh, Senin, (5/3/2018).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Redaktur Harian Serambi Indonesia, Rosnani HS yang menyampaikan tentang profil Serambi Indonesia, proses produksi dan percetakan.

Dalam kesempatan tersebut, mereka berdiskusi mengenai sistem kerja wartawan di lapangan, kriteria berita headline, multimedia, hingga sistem percetakan dan distribusi koran ke daerah. Para santri juga diajak melihat langsung studio radio Serambi FM, studio Kompas TV, dan ruang mesin percetakan koran, yang berada dalam satu gedung.

Kunjungan tersebut ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cenderamata kepada pihak Serambi Indonesia.

Farah Dhuha, salah satu peserta mengaku senang dengan kegiatan ‘Visit Media’ ini. menurutnya ada banyak ilmu yang mereka dapatkan dalam kunjungan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kami, sarat akan ilmu pengetahuan baru, khususnya tentang dunia jurnalistik, dan semoga ini menjadi inspirasi untuk kami untuk menjadi jurnalis di masa yang akan datang, yang menulis tentang kebaikan islam kepada dunia” harapnya.

Ust. Syafrizal Elselatany, Guru Pendamping Jurnalistik di Al Manar mengatakan bahwa kunjungan yang bertema ‘Visit Serambi Indonesia, Pers Santri Mencari Inspirasi’ ini bertujuan untuk menambah wawasan santri dan menambah inspirasi peserta didiknya.

Para santri yang diboyong kemarin merupakan anggota khusus jurnalistik santri, yang selama ini aktif membuat berita pesantren, yang kemudian memposting ke website dan akun-akun media sosial pesantren. Dan kegiatan kunjungan ini akan terus berlanjut kedepan ke lembaga-lembag yang menaungi bidang jurnalistik, seperti AJI ataupun PWI.

” Di pesantren para santri ini kita bimbing untuk menulis berita, dan selebihnya menulis tentang apa yang mereka sukai, berdasarkan kemampuan individu santri, ada yang menulis opini, cerpen dan lain-lain” ujarnya.

“Selain itu, para santri ini juga kita tambah skill lain dalam bidang photography dan videography, karena praktik jurnalistik juga berkaitan dengan foto dan video sebagai dokumentasi, dan berita video selama ini sudah di upload ke youtube pesantren dan foto-foto kegiatan juga aktif di posting di instagram pesantren, sehingga para orang tua wali ataupun masyarakat dapat mengetahui kegiatan pesantren” tutupnya

 

 

1 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu