Sambut Tahun Baru Islam, Pesantren Al Manar Gelar Aneka Lomba

0
98

AlManarNews.ID | Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1440 Hijriyah, Pesantren Modern Al Manar menggelar aneka lomba islami antar santri di gedung serbaguna kampus setempat, Selasa, (11/9.2018).

Panitia Pelaksana, Ust. Muhammad Taufik Al Hafidz menyebutkan ada 5 cabang lomba yang dilombakan pada peringatan tahun baru islam tahun ini, meliputi ; Tilawatil Qur’an, Tahfidzul Qur’an, Kaligrafi, Lomba Azan, dan Fashion Show Busana Islami khusus santriwati.

“Tahun ini kita perlombakan 5 cabang lomba, kita berharap dengan lomba ini dapat menumbuh minat santri untuk bersaing antar santri yang lain” Ungkapnya.

Pimpinan Pesantren Al Manar, Tgk. Ikhram M. Amin, M.Pd dalam pembukaan kegiatan tersebut mengajak para santri untuk mengevaluasi diri dalam menyambut tahun baru, agar menjadi diri lebih baik dari tahun sebelumnya.

“waktu begitu cepat berlalu, sekarang sudah berganti tahun, mari sama-sama kita memperbaiki diri agar lebih baik dari sebelumnya, temukan kelemahan pada diri kalian untuk di upgrade menjadi pribadi yang lebih baik lagi di tahun mendatang, harus lebih rajin belajarnya, ibadahnya dan semangatnya.” Ujarnya

Selain itu, beliau juga menyinggung mengenai program tahfidhz Al Qur’an yang sedang berjalan di pesantren tersebut, agar sungguh-sungguh menghafal dan mengamalkan segala kandungan Al Qur’an.

“ Tahun ini Al Manar mencoba untuk lebih serius lagi dalam program tahfidhz, meskipun Al Manar bukan pesantren berbasis tahfidh, tapi tidak menutup kemungkinan pesantren ini akan melahirkan beberapa huffadz” Tambahnya.

Program Tahfidzul Qur’an 

Program tahfidz yang dimaksud adalah program khusus untuk anak tahfidz yang sudah terbentuk di awal tahun ajaran baru, yang dikhususkan kepada santri yang mempunyai minat dan bakat dalam menghafal Al Qur’an. Selain untuk santri tahfidz, Pesantren Al Manar juga membenani seluruh santri untuk menghafal Al Qur’an paling kurang 1 juz dan santri kelas akhir sebanyak 3 juz.

“Karena Al Manar bukan pesantren berfokus pada tahfidz, makanya tidak kita bebani para santri untuk menghafal Al Quran seutuhnya, sebab ada banyak kegiatan lain, sedangkan tahfidz harus fokus, “

“Pembentukan kelompok khusus ini bagian dari pada merespon keinginan beberapa wali santri, walaupun sebenarnya kelompok tahfidz ini sudah lama dibentuk, tahun ini sudah lebih serius, salah satunya anak-anak tahfidz ini dibebaskan beberapa kegiatan ekstrakurikuler” tutupnya.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here