AlManarNews.ID | Da’i Kondang sekaligus Pembina Pondok Pesantren Darul Qur’an Ust. Yusuf Mansur mengajak umat islam untuk lebih mandiri dan produktif agar menjadi manusia yang bermanfaat bagi lainnya. Hal ini disampaikannya dalam ceramah singkat ba’da shubuh di Mesjid Kopelma Darussalam Banda Aceh, Jum’at, (1/12/2017).

Selain itu beliau juga menyeru umat islam masuk ke semua lini kehidupan, untuk lebih aktif dalam segala bidang. Menurutnya, kesholehan seseorang bisa saja terbentuk dari sisi mana saja, menjadi apa dan siapa tetap harus menjadi orang yang sholeh.

” Kesholehan itu tebentuk dari profesi apa saja, tidak mesti yang hafal qur’an, yang rajin ibadah dan sebagainya. Jadi pedagang, pedagang yang sholeh yang mengharap Ridha Allah, karena setiap pekerjaan merupakan ibadah, mau jadi apa saja tujuannya harus mencari Ridha Allah, karena ada banyak ruang untuk menjadi orang yang sholeh.” ujarnya

Ust. Yusuf Mansur memberi ceramah singkat Shubuh di Mesjid Kopelma Darussalam Banda Aceh

Dihadapan para jama’ah dan Rektor Unsyiah beliau mengajak umat Rasulullah ini mulai berpikir yang lebih unggul dari bangsa dan umat lain. Menurutnya umat islam tidak hanya menang dari segi kuantitas tapi juga kualitas.

” Saat ini kita memang menang dari segi jumlah, tapi kuantitas juga harus diikuti dengan kualitas, ulama-ulama kita terdahulu juga selain berdakwah memiliki peran penting di dunia ini, ada yang jadi peneliti, yang hasil penelitian diakui dunia dan masih digunakan sampai hari ini,  ahli sejarah, fisika, ilmuwan dan sebagainya,” ujar ustadz yang ceramahnya terkesan simple dan CEO Paytren ini.

Beliau juga menceritakan sekilas tentang dirinya, yang memberanikan diri berbisnis, berusaha tampil lebih maju sebagai umat islam.

” Saya memberanikan diri bersaing dengan yang lain, saya ke Eropa, menemui para businessman hebat, saya bercerita banyak tentang islam, saya beranikan diri membangun perusahaan dan sebagainya. dan saya bertekad untuk bersaing dengan bangsa lainnya.”

” Saat saya terlihat aktif mengerjakan ini itu, membangun usaha, ada yang tanya : “kenapa saya aktif membangun bisnis ini itu”, saya jawab : “bukan saya terlalu aktif, tapi entenya yang terlalu diam”, intinya kita harus lebih aktif jangan jadi umat yang bengong dan pendiam.” kisahnya

Di akhir ceramahnya beliau terus mengajak umat ini untuk bersatu dan mulai berpikir lebih jauh, lebih produktif, menjadi umat yang lebih mandiri, mencintai negerinya, agamanya, dan yang mencintai Allah dan Rasul serta berdakwah.

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu